img

TERUS BELAJAR DAN BELAJAR

Penulis: Dedy | Terbit: 07 Desember 2023 | Dibaca: 180 kali

YosukeNews - "Pendidikan bukanlah persiapan menyongsong kehidupan; pendidikan adalah kehidupan itu sendiri." Petikan magis dari John Dewey, seorang pemikir dan praktisi pendidikan yang menginisiasi konsep pedagogi progresif, selalu terngiang setiap kali kita membahas isu pendidikan, terlebih dalam kaitannya dengan proses belajar-mengajar berbasis kemerdekaan berpikir. Atau apa yang kita sebut dengan konsep Merdeka Belajar.

Pendidikan adalah sesuatu yang "hidup". Dia dinyalakan oleh semangat tanpa lelah untuk terus mendalami, menekuni, menggeluti, dan menghayati. Pendidikan adalah tentang menjadi pembelajar sepanjang hayat. Namun sudahkah ekosistem pendidikan memberikan dukungan yang andal untuk menopang semangat belajar? Hingga kita tiba di era serba digital ini, sayangnya pemerataan pendidikan masih menjadi salah satu isu utama yang perlu mendapat penanganan lebih serius, lebih komprehensif.

Seorang guru bukan hanya berperan sebagai fasilitator dan mediator, akan tetapi juga dituntut untuk dapat berperan sebagai motivator yang dapat membangkitkan semangat dan dorongan kepada siswa dalam belajar. Oleh karena itu seorang guru harus secara sadar terus melakukan peningkatan kualitasnya. Hal ini sangat penting demi terwujudnya motivasi belajar siswa yang semakin tinggi.

Demikian halnya dengan bapak dan ibu guru yang ada di SMAS K Yos Sudarso Kepanjen (Yosuke) terus berusaha untuk meningkatkan kompetensinya sehingga diharapkan dapat maksimal dalam mendampingi murid dalam proses belajar mereka di Yosuke. Pak Matoha, Wakasek Kurikulum Yosuke membagikan pengetahuan yang didapat saat beliau mengikuti kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Sekolah Mandiri (Berubah dan Berbagi) “Penyelenggaraan Proses Belajar dan Ujian Bagi Peserta Didik dalam Rangka Penguatan IKM Tahap 5 Tahun 2023” yang dilaksanakan pada tanggal 23 s.d 25 November 2023 di Hotel Batu Suki Kota Batu. Pada kesempatan ini Pak Toha, sapaan akrab Pak Matoha menyampaikan tentang pembelajaran berdiferensiasi, penyusunan RKT berbasis data dari Raport Pendidikan Yosuke, dari inspirasi benahi itulah program-program prioritas sekolah yang dilaksanakan. Berikutnya bapak dan ibu guru Yosuke juga belajar tentang raport siswa kelas X pada Kurikulum Merdeka.  Saat pembelajaran ini Pak Wanto yang memandu kegiatan belajar ini, bapak dan ibu guru di kenalkan dengan fitur baru di raport Kurikulum Merdeka dengan diawali pembagian password dan username masing-masing bapak dan ibu guru. Selanjutnya bapak dan ibu guru diminta mengupload tujuan pembelajaran di pada masing-masing akun bapak ibu guru sesuai mata pelajaran masing-masing. Dengan antusias bapak dan ibu guru Yosuke mengikuti rangkaian kegiatan ini. Semangat dan tetap semangat dalam belajar. Yang berani mengajar jangan takut untuk belajar. Go Yosuke go go Yosuke Yosuke...